Kata Mutiara Jalaluddin Rumi yang Indah dan Menyejukkan Hati

kata mutiara jalaludin Rumi

Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau dikenal dengan nama Jalaluddin Rumi merupakan seorang tokoh sufi yang terkenal pada zamannya. Beliau lahir di Samarkand pada tanggal 6 Rabiul Awwal 604 Hijriah atau 30 September 1207 Masehi.

Rumi merupakan seorang penyair sufi yang telah memiliki banyak karya sastra, salah satunya yang paling terkenal ialah kumpulan puisinya al-Matsnawi al-Maknawi. Melalui karya tersebut Rumi menjadi salah satu seorang penyair sufi paling besar. Konon karya tersebut adalah sebuah revolusi terhadap ilmu kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya.

Dalam puisi-puisi Jalaluddin Rumi selalu menyampaikan bahwa Tuhan adalah sebagai satu-satunya tujuan, tidak ada yang menyamainya. Maka tak heran apabila hingga kini karya-karya dan pemikiran beliau hingga kini menginspirasi banyak orang. Berikut ini 35 kata-kata mutiara Jalaluddin Rumi yang indah dan menyejukkan hati.

Kata-Kata Mutiara Jalaludin Rumi yang Menyentuh Hati

1.Meskipun aku diam tenang bagai ikan, tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan.

2. Dia adalah Yang tidak mempunyai ketiadaan, saya mencintainya dan Saya mengaguminya.

3. Hawa nafsumu adalah induk segala berhala: berhala jasmani adalah ular, namun berhala ruhani adalah naga.

4. Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai dengan yang dicintainya.

5. Sufi adalah seorang lelaki atau seorang perempuan yang telah patah hati terhadap dunia.
6. Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. Setiap perkataan yang manis akan memudar.

7. Kemarin saya pintar, jadi saya ingin mengubah dunia. Hari ini saya bijaksana, jadi saya mengubah diri saya sendiri.

8. Ikat dua burung bersama. Mereka tidak akan dapat terbang, kendati mereka tahu memiliki empat sayap.

9. Hati saya begitu kecil, hampir tak terlihat. Bagaimana Anda bisa menempatkan kesedihan besar di dalamnya? Dengar, Dia menjawab, Mata Anda lebih kecil, namun mereka melihat dunia.

10. Hari ini, seperti hari lainnya, kita terjaga dengan perasaan hampa dan ketakutan.

Kata-Kata Mutiara Jalaludin Rumi yang Menyejukkan Hati

Berikut kata-kata mutiara Jalaludin Rumi yang menyejukkan hati dan bisa menjadi refleksi diri:

11. Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?

12. Hikmah Tuhan menciptakan dunia supaya segala sesuatu yang ada dalam pengetahuan-Nya menjadi tersingkap.

13. Setiap orang melihat sesuatu yang tak terlihat menurut kadar cahayanya. Semakin sering ia menggosok cermin hatinya, semakin jelaslah ia melihat segala.

14. Air berkata kepada yang kotor, “Kemarilah.” Maka yang kotor akan berkata, “Aku sungguh malu.” Air berkata, “Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?

15. Dalam perjalanan itu tak ada lorong sempit yang lebih sulit dari ini, beruntunglah orang yang tak membawa kedengkian sebagai teman.

16. Cinta mengubah kekasaran menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendirian menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam.

17. Adakah pelukis yang melukis sebuah lukisan indah demi lukisan itu sendiri?

18. Selamat tinggal hanya untuk mereka yang suka dengan mata mereka. Karena bagi mereka yang suka dengan hati dan jiwa tidak ada hal seperti pemisah.

19. Perempuan adalah cahaya Tuhan, Dia bukan dicintai secara duniawi, dia berdaya kreatif, bukan hasil kreasi.

20. Kata-kata lembut yang kita katakan kepada pasangan kita tersimpan di suatu tempat rahasia di surga. Pada suatu hari, mereka akan berjatuhan bagaikan hujan, lalu tersebar, dan misteri cinta kita akan tumbuh bersemi di segala penjuru dunia.

Kata-Kata Mutiara Jalaludin Rumi Tentang Cinta Sejati

Tak melulu soal masalah hidup, tapi juga soal cinta. Berikut kata-kata mutiara Jalaludin Rumi soal cinta:

21. Ketika aku jatuh cinta, aku merasa malu terhadap semua. Itulah yang dapat aku katakan tentang cinta.

22. Hati saya begitu kecil, hampir tak terlihat. Bagaimana Anda bisa menempatkan kesedihan besar di dalamnya? Dengar, Dia menjawab, Mata Anda lebih kecil, namun mereka melihat dunia.

23. Ada lilin di dalam hati Anda, siap untuk dinyalakan. Ada kekosongan dalam jiwa Anda, siap untuk diisi.

24. Berhenti merasa Anda begitu kecil. Anda adalah alam semesta yang bergembira.

25. Cinta dan kelembutan adalah sifat manusia, amarah dan gairah nafsu adalah sifat binatang.

26. Dalam mendengar ada perubahan sifat, dalam melihat ada perubahan hakekat.

27. Jiwaku adalah dari tempat lain, saya yakin itu, dan saya berniat untuk berakhir di sana.

28. Kau harus hidup di dalam cinta, sebab manusia yang mati tidak dapat melakukan apa pun. Siapa yang hidup? Dia yang dilahirkan oleh Cinta.

29. Di hadapan Tuhan, pendek kata, segala yang merupakan tujuan kita adalah nama kita yang sebenarnya.

30. Kau senantiasa menari di dalam hatiku, meski tak seorang pun melihat-Mu, dan terkadang aku pun ikut menari bersama-Mu.

31. Seperti Adam dan Hawa yang melahirkan sekian banyak jenis, cinta lahir dalam sekian banyak bentuk, Lihatlah dunia penuh dengan lukisan, namun ia tidak memiliki bentuk.

32. Hakikat Yang Maha Pengasih hadir secara langsung laksana sinar matahari yang menerangi bumi.

33. Tidak perlu membakar selimut baru hanya karena seekor kutu, juga aku tidak membuang muka dari kau hanya karena kesalahan yang tak berarti.

34. Tuhan telah memasang tangga di hadapan kita, kita harus mendakinya, setahap demi setahap.

35. Ketakutanmu terhadap maut sesungguhnya adalah ketakutanmu terhadap dirimu sendiri

 

sumber : merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *